Di tengah padatnya rutinitas mendampingi masyarakat, menyusun program, hingga berbagai aktivitas yang tak pernah berhenti, ada kalanya tubuh dan pikiran membutuhkan jeda. Alhamdulillah, kali ini saya berkesempatan mengikuti kegiatan gathering dan bonding bersama Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut menuju Pangandaran. Perjalanan ini bukan sekadar wisata, tetapi menjadi ruang untuk saling menguatkan, berbagi cerita, dan mengisi kembali energi agar siap kembali mengabdi kepada masyarakat.
Perjalanan dimulai pukul 02.00 dini hari dari Garut. Meski kantuk masih terasa, semangat teman-teman membuat suasana di dalam perjalanan begitu hangat. Tawa, obrolan ringan, dan canda mengiringi perjalanan hingga kami tiba di kawasan Batu Hiu sekitar pukul 07.00 pagi. Sambil menikmati udara pantai yang segar, kami sarapan bersama dengan pemandangan Samudra Hindia yang begitu menenangkan. Rasanya, semua rasa lelah perlahan menghilang.
Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Citumang untuk mencoba sensasi body rafting. Inilah salah satu pengalaman yang paling berkesan. Menyusuri sungai dengan air yang jernih, melompat dari bebatuan, mengikuti arus, hingga saling membantu satu sama lain menjadi pengalaman yang tidak terlupakan. Teriakan bahagia, gelak tawa, dan semangat kebersamaan membuat kegiatan ini terasa sangat menyenangkan. Saya benar-benar menikmati setiap momennya dan merasa bahagia bisa tertawa lepas bersama ibu-ibu DWP.
Setelah puas bermain air, kami menuju Nyiur Indah Beach Hotel untuk check in, beristirahat sejenak, melaksanakan ibadah, dan makan siang bersama. Sore harinya kami menikmati suasana Pantai Barat Pangandaran. Hamparan pasir yang luas, deburan ombak, serta langit yang mulai berubah jingga menjelang senja menjadi pemandangan yang begitu indah. Sunset di Pangandaran selalu memiliki cara tersendiri untuk mengingatkan bahwa alam adalah hadiah luar biasa yang harus kita jaga bersama.
Di tengah menikmati pantai, saya bertemu dengan sekelompok anak muda dari Generasi Biru. Mereka sedang melakukan riset sederhana mengenai kualitas air laut sebagai bagian dari upaya memperjuangkan hak setiap orang untuk hidup di lingkungan yang lebih bersih. Pertemuan singkat itu memberikan inspirasi tersendiri. Melihat anak-anak muda yang peduli terhadap kondisi lingkungan membuat saya semakin yakin bahwa harapan untuk masa depan bumi masih ada. Perjuangan menjaga lingkungan ternyata dilakukan oleh banyak pihak, dengan cara yang berbeda-beda tetapi memiliki tujuan yang sama.
Menjelang malam kami bersiap menuju Kampung Turis untuk menikmati makan malam bersama. Aneka hidangan laut yang segar menjadi pelengkap kebersamaan kami. Suasana penuh kekeluargaan membuat makan malam terasa lebih istimewa. Banyak cerita lucu yang muncul, saling berbagi pengalaman, hingga mengenang berbagai kegiatan yang pernah kami jalani bersama di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut.
Keesokan paginya setelah sarapan, keseruan kembali berlanjut. Kami mencoba empat permainan wisata air yang memacu adrenalin di Pantai Barat Pangandaran. Bermain banana boat, wahana air lainnya, hingga menikmati keseruan bersama menjadi pengalaman yang membuat kami semakin akrab. Rasanya sudah lama saya tidak bermain sebebas ini. Tertawa bersama ternyata menjadi obat terbaik untuk menghilangkan penat setelah sekian lama disibukkan dengan berbagai pekerjaan.
Sebelum pulang, tentu saja tidak lengkap rasanya tanpa berburu oleh-oleh khas Pangandaran. Saya membeli ikan asin sebagai buah tangan untuk keluarga di rumah. Aktivitas berbelanja ini pun tak kalah seru karena diwarnai dengan tawar-menawar dan canda bersama teman-teman.
Sekitar pukul 12.00 kami bersiap meninggalkan Pangandaran. Perjalanan pulang dilanjutkan menuju Banjar untuk beristirahat dan makan siang di rumah masa kecilnya bu Mira sebelum akhirnya kembali menuju Garut pada sore hari. Meski perjalanan terasa cukup panjang, hati rasanya penuh dengan rasa syukur.
Dua hari yang singkat ini memberikan banyak pelajaran. Bahwa sesibuk apa pun kita bekerja, sesekali kita perlu berhenti sejenak untuk mengisi kembali semangat. Kebersamaan, tawa, keindahan alam, dan pertemuan dengan orang-orang yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan menjadi bekal energi baru untuk kembali berkarya.
Terima kasih kepada Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut atas kebersamaan yang hangat dan penuh cerita. Semoga silaturahmi ini terus terjaga, dan semangat untuk mengabdi serta menjaga lingkungan tetap tumbuh dalam setiap langkah kita. Sampai bertemu di perjalanan seru berikutnya.





